Kisah Misteri Dibalik Tragedi Galodo Bukit Tui

Kisah Misteri Dibalik Tragedi Galodo Bukit Tui
Kisah Misteri Dibalik Tragedi Galodo Bukik TuiFortunaMedia,LEMBUTI-Lembah dan Bukit Tui bukan saja terkenal dengan panorama alamnya yang cantik dengan udaranya yang cukup segar,namun ada peristiwa menyedihkan pernah terjadi di lembah ini.
Di bukit ini pernah terjadi peristiwa Galodo;istilah bahasa Minangkabau untuk tanah longsor besar, pada 4 May1987 bertepatan dengan bulan Ramadhan
.

Baca juga:
Kisah Pekerja Tambang Yang Pasrah Dari Bukit Kapur Tui

Kejadian tanah longsor besar ini membawa air bah dan segala isinya berupa tanah lumpur dan batu-batu bukit kapur hingga menghanyutkan Desa Sungai Andok dan Desa Tanah Hitam yang berada di kaki bukit ini.

Sejak kejadian itu Lembuti terkenal kerana memang di punggung bukit itu terdapat deretan tulisan LEMBUTI yang meniru cara penulisan HOLLYWOOD.

Selepas peristiwa malapetaka Galodo itu,berbagai versi cerita beredar dari mulut kemulut dimasyarakat Lembuti dan sekitarnya.

Salah satu versi cerita yang menarik dan diakui oleh pemuka masyarakat kebenarannya dari berbagai versi cerita yang adakalanya berbau hoax dan mistik.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, dahulu di sepanjang kaki Bukit Tui ini banyak kedai-kedai kopi dan kedai-kedai keperluan harian penduduk.

Pada hari itu sebagian penduduk santai duduk- duduk seperti biasa di kedai kopi sambil bercengkerama untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Namun kali ini mereka sambil menunggu waktu berbuka puasa seperti budaya di daerah pulau Jawa yang digelar "Ngabuburit",mereka campur dengan perkara yang diharamkan oleh agama Islam yaitu berjudi.

Sewaktu sedang asyiknya mereka bermain judi , tiba-tiba mereka dihampiri oleh seorang lelaki tua misterius yang tak seorangpun mengenalinya. Kakek tua itu datang untuk memberikan peringatan, lalu beliau berkata:

(^_^)Dialog antara lelaki(kakek)tua dengan tuan punya kedai kopi dan para penjudi telah saya terjemahkan langsung dari bahasa Minangkabau ke bahasa Melayu/Indonesia;

Terjemahan:

KakekTua: “nak, jangan berjudi lagi, ini kan bulan puasa!”

Para Penjudi: “memang bapak siapa? apa urusan bapak mencampuri urusan kami?”

Kakek Tua: “saya kan bicara baik-baik? kenapa begitu garang yaa?”

Tuan punya kedai: “bapak tak ada urusan dengan kami, janganlah ikut campur!”

KakekTua: “saya cuma mengingatkan saja, nantinya jangan menyesal kalau kalian tidak mendengarkan kata-kata saya”

Para Penjudi: “biarin, pergi sajalah bapak, menyibuk aje!!!!”

KakekTua: “tak mau dengar tak apaapa juga lahh, yang penting saya sudah memberi tahu, saya pergi dulu yaa… assalam!!”

Setelah kakek tua pergi, bapak-bapak itu kembali melanjutkan permainannya. Tak lama kemudian, terjadilah longsor besar dan mengakibatkan begitu banyak korban nyawa.
(!?) Believe or Not-Wallahua'lambissawab.
Silahkan baca juga artikel yang menarik ini disini;

In-Pictures; Kehidupan Pekerja Tambang Bukit Kapur Tui
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser