Lelaki “Istri” Sang Perdana Menteri,Ada yang Aneh?

Lelaki “Istri” Sang Perdana Menteri,Ada yang Aneh?

<img src="#LGBT.jpg" alt="Lelaki “Istri” Sang Perdana Menteri,Ada yang Aneh?">

FORTUNA NETWORKS.COM | 👆 Lelaki “Istri” sang Perdana Menteri
Perhatikan foto-foto diatas ini. Foto-foto diatas itersebut adalah foto Istri-Istri dari para pemimpin Negara-Negara Pakta Pertahanan Atlantik Utara NATO [North Atlantic Treaty Organization].

Demikian tulis pengamat politik M.Darmayuda. Ada yang Aneh?

Ya!... Ada lelaki di barisan para Istri-istri itu. Siapa dia? Ternyata lelaki itu adalah “istri” Perdana Menteri Negara Luxemburg. Woow..,! 😳

Jangan heran,!! Di Luxemburg dan di-beberapa Negara Eropah, pernikahan sejenis telah dilegalkan melalui Undang-undang.

Padahal Agama mereka di sana sejatinya melarang perkara terlaknat itu. Tapi kerana dalam Negara Demokrasi suara terbanyak adalah pemenang. Maka Suara Rakyat yang seharusnya Suara Tuhan berobah menjadi Suara Syeitan.


Apakah mungkin hal serupa bisa terjadi di Negara Indonesia dan di Malaysia ini?
Bukan tidak mungkin. Kita menganut Sistem Demokrasi sama seperti mereka juga. Jika Anda orang normal, sehat jasmani rohani maka Anda harus menyelamatkan Indonesia dan Malaysia dari kemungkinan ini. Sebab tidak ada yang menjamin nasib Anak-Anak Cucu kita bisa selamat dari keadaan ini di masa akan datang.

Itulah mengapa kita wajib tahu politik. Tahu partai mana yang ideanya sekuler (memisahkan agama dari politik). Statemennya sangat mudah kita kenali;

Jangan bawa-bawa Agama dalam politik. Jangan jualan Agama untuk dapat kedudukan politik. Islam Yes, Partai Islam No,!.

Inilah ciri-cirinya. Jangan terkecoh meskipun kepalanya di-lilit serban, jidatnya hitam sebab hatinya bisa saja di-lilit syeitan. Meskipun partai-politiknya berlambang Agama bisa jadi isinya penyembah berhala.
Awas jangan tertipu ‘kemasan’!

Fikirkanlah, Pilihan partai politik orang Liberal (suka-suka dia dalam segala hal), Sekuler dan LGBT sudah pasti bukanlah partai yang anti LGBT atau partai yang kuat nilai-nilai Agamanya. Mereka akan memilih partai yang akan memperjuangkan hak mereka, keinginan mereka. Demokrasi memberi jalan untuk mereka.

    READ MORE

Indonesia Darurat ELGiBiTi.! Kontroversi Putusan MK Soal Zina dan LGBT
Indonesia Dalam Dekapan Syahwat “Budaya Malu Dikikis Habis Gerakan Syahwat Merdeka“
Ternyata Salah Mengasuh Juga Bisa Membuat Anak Jadi Pelaku LGBT
JANGAN PERNAH GUNAKAN ATRIBUT YANG MENGGUNAKAN SINGKATAN & AKRONIM "GAP"

Maka Fikirkanlah, Jika kita memilih. Apakah pilihan kita sama dengan mereka?

Jika jawabannya Ya,! Maka tanpa kita sadari kita telah mendukung apa yang mereka perjuangkan. Berbeda pilihan itu biasa.!

Tapi kita janganlah bodoh. Jika kita tidak kenal dengan Parpol yang kita pilih boleh jadi tanpa sadari kita telah memilih parpol yang pernah ikut membela penista agama.

Memilih Parpol yang getol menyuarakan Agama baru, Islam Nusantara.(Lamtara) Memilih Parpol pendukung LGBT. Jika mereka menguasai Indonesia maka mereka bisa sahkan sesuatu yang haram hukumnya di Agama menjadi legal lewat mekanisme politik.

Maka masihkah kita berfikir asal memilih partai saja tanpa perhitungan? Hanya kaerana melihat calonnya sedarah dengan kita, dia tetangga kita, Orangnya baik, bla..bla..bla..!

Kita terlena dan tak lihat lagi partai apa pengusungnya?!

Lihat dulu Partainya boi..baru lihat Calonnya. Baik pun Calonnya kalau dari partai ‘kleru’ (baca: keliru bukan kalera) maka si baik itu nanti akan kleru juga ujungnya. Sebab si baik itu hanya petugas partai. Itu bahasa halusnya. Bahasa Sarkasme nya Kacung Kowe!

Padahal kita harus ikut bertanggungjawab di hadapan Allah Ta'ala kelak siapapun yang kita pilih?

Kata Ustaz Abdul Somad.Lc.MA (UAS) Memilih dalam Pemilu merupakan kesaksian KITA kepada Allah SWT. Bahwa apakah kita memilih partai dan wakil yang dapat menolong kebenaran tegak di permukaan bumi atau sebaliknya.

Dan bagi yang tidak berpolitik, atau Anti Politik, Ingat,!!! LGBT bisa disahkan lewat Undang-Undang. Dan ketika itu sah maka Anda yang Golput- Golongan Putih (Golongan yang tak mahu ikut mengundi pada pilihan raya/pemilu) juga akan menerima akibatnya dunia dan akhirat.

Allah SWT, Sudah ingatkan kita dalam Alquran. "Mereka punya mata tapi tidak melihat, punya telinga tapi tak mendengar. Sungguh bukan mata mereka yang buta tetapi hati mereka yang di dalam dada.."

#Parpol-Partai Politik memang bukan Agama, Tapi terbukti bisa menghinakan Agama, Ingat itu kawan..!!

Berkaca dan Teladanilah Apa yang Dialami oleh Umat Islam Sunni Negara Iraq dulunya,Selepas Kejatuhan Presiden Saddam Hussein, Mereka( Islam Sunni) yang tak mahu Ikut mengundi Pemilu (Golput), Akhirnya Puak-puak Syiah Menguasai Parlimen dan Negara Iraq hingga sekarang,!

Adaptasi dari Artikel Asal yang ditulis
Oleh Helfizon Assyafei
Via FB Shella Diahrianty

#2019GantiPresiden

#2019PrabowoPresiden
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser