Mengenang Kembali Wasiat dan Wakaf Nyawa Prabowo Subianto

Mengenang Kembali Wasiat dan Wakaf Nyawa Prabowo Subianto
<img src="#Prabowo Subianto.jpg" alt="Mengenang Kembali Wasiat dan Wakaf Nyawa Prabowo Subianto">

FORTUNA NETWORKS.COM | Mengenang Kembali Wasiat dan Wakaf Nyawa Prabowo Subianto

“Tidak Mungkin Saya Meninggalkan Rakyat Indonesia. Saya Siap Timbul dan Akan Tenggelam Bersama Rakyat Sampai Titik Darah yang Terakhir. Selama Rakyat Percaya dengan Saya, Selama Itulah Saya Akan Tetap Bersama Rakyat Melawan Kecurangan,” kata Sang Jenderal.

Ketika Atmosfir perlawanan terhadap kezaliman para Regim penguasa mencapai puncaknya, Prabowo Subianto (PS) pernah berucap bahwa dia mewakafkan sisa hidupnya untuk Bangsa dan Negara Indonesia. Prabowo juga membuat surat wasiat. Walaupun isinya masih belum terungkap secara pasti.

Kalau dilihat suasana patriotis dan penuh emosional di tengah kezaliman dan kesewenangan yang sedang dihadapi mantan Jenderal-Danjen Koppasus itu, tidaklah berlebihan jika wasiat itu diartikan sebagai pertanda bahwa beliau 'Siap Mati Demi Kebenaran, Keadilan, dan Kejujuran'. Memang kemudian muncul klarifikasi bahwa wasiat itu maksudnya adalah bahwa langkah-langkah perjuangan haruslah selalu berada di koridor hukum.

Namun begitu, semua orang masih ingat suasana perjuangan dalam 1.5 tahun belakangan. Termasuklah di masa-masa kampanye #Pilpres2019. Ketika itu, Prabowo melihat kesewenangan para regim penguasa memang harus dihentikan sekalipun nyawa taruhannya. Artinya, sangatlah cocok tafsiran wasiat dan wakaf nyawa itu sebagai signal bahwa Pak Prabowo siap menghadapi apa saja. Termasuk kehilangan nyawa.!

Beliau bahkan sudah memahami Konsep ‘Hidup Mulia atau Mati Syahid’. Yaitu, ‘Isy Kariman Aw Mut Syahidan’. Slogan ini pernah dia ucapkan beberapa kali di depan publik. Beliau juga pernah mengatakan bahwa tidak ada apa pun yang ditakutinya selain Allah SWT. Artinya, Prabowo siap sepenuhnya berjuang dengan segala pengorbanan. Rakyat pendukung beliau pun menjadi sangat bersemangat mendengar penegasan pemimpin yang gagah dan cerdas itu.

Alhamdulillah, gerak maju Pak Prabowo untuk menyingkirkan apa yang dia sebut sebagai ‘Para Pengkhianat’ Bangsa mendapatkan sambutan kuat dari publik. Kebetulan publik juga menginginkan pergantian pemimpin. Prabowo berhasil meyakinkan Rakyat tentang ‘keberanian’ dia melawan kesewenangan. Orasi (pidato) yang ia sampaikan selalu berapi-api. Mampu membangkitkan semangat tempur para pendukung.

Ke mana pun beliau pergi selalu membludak massa yang menyambut. Keyakinan semakin kuat untuk menghentikan pengkhianatan para penguasa. Logika mata menyimpulkan bahwa Pak PS tak terbendung lagi. Kemenangan sudah di tangan. Karena memang faktual bahwa kampanye lawan tanding beliau jauh tertinggal di belakang. Sepi selalu. Di mana-mana publik menyambut Jokowi-Ma’ruf dengan teriakan ‘Prabowo’ plus acungan dua jari.

Kampanye (kempen) Jokowi-Ma’ruf memang ‘memble’. Logika mata menyimpulkan bahwa kekalahan Paslonpres 01 tak terelakkan. Di mana-mana orang yakin Prabowo-Sandi paling sedikit akan merebut 60% suara pemilih. Meskipun Lembaga-lembaga Survei membohongi khalayak bahwa Jokowi-Ma’ruf-lah yang akan menang.

Kubu Prabowo-Sandi #02 yakin calon mereka akan masuk ke Istana. Keyakinan itu tak berlebihan. Mengingat begitu beratnya Team Sukses Jokowi menghadirkan Massa di kampanye-kampanye #01. Padahal, mereka menyediakan berbagai fasilitas bagus yang tidak dinikmati oleh Massa kampanye #02.

Sangat pantas diduga bahwa kesulitan dalam menampilkan kampanye besar itu membuat para penguasa tidak punya pilihan lain. Mereka harus menyalahgunakan berbagai Instansi Negara untuk membantu penyuksesan kampanye. Agar kampanye #01 terlihat meriah.

Cara ini tetap tak mampu mendongkrak kampanye Jokowi-Ma’ruf. Padahal Kepolisian terlibat aktif menggalang dukungan untuk #01. Di seluruh Indonesia. Namun demikian, kampanye-kampanye mereka selalu memalukan, bahkan di basis-basis pendukung Jokowi sekalipun.

Jauh ke belakang, “tour the country” yang dilakukan Calon WakilPresiden Sandiaga Uno ke lebih 1,300 titik persinggahan,ke Daerah/Provinsi Indonesia juga sukses luar biasa. Di sambut di mana-mana. Tanpa fasilitas apa-apa. Tanpa nasi bungkus. Bahkan tanpa segelas air pun yang disediakan panitia.

Artinya, Rakyat menunjukkan ketulusan mereka mendukung Prabowo-Sandi. Bahkan sebaliknya Rakyat yang mengumpulkan dukungan Dana untuk #02. Di banyak tempat. Prabowo-Sandi menjadi sangat terharu. Mereka berjanji tidak akan menyia-nyiakan dukungan Rakyat. Tidak akan mengkhianatinya.

Rakyat bersungguh-sungguh mendukung dan berjuang karena mereka tidak ingin regim Jokowi berlanjut dua periode. Mereka ingin Prabowo yang memimpin Indonesia. Semua pertanda elektoral menunjukkan #02 akan Menang. Menang telak.!!

     READ MORE
#2019PresidentialElectionDisputeIndonesia; "Mahkamah Konstitusi Akan Menghukum Perampok Atau Menjadi Korban Perampokan?"
Lucius Calpurnius Piso Caesoninus; “Tegakkan Keadilan Walaupun Langit Akan Runtuh"
Implikasi Berbahaya Kepada Kedaulatan NKRI,Modus Operandi Penjajahan Asimetris Dengan Dalih Investasi RRChina Di Indonesia


Akhirnya, perasaan Rakyat tertusuk. Marah. Sangat marah. Ketika KPU (KomisiPemilihanUmum) akhirnya memenangkan Jokowi-Ma’ruf dengan dugaan kuat berdasarkan perhitungan curang. Curang besar. Yang kemudian diperkuat oleh Keputusan Aneh para Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada 27 Juni 2019.

Alhamdulillah, proses yang dilakukan untuk memenangkan Jokowi oleh KPU dan MK berjalan lancar. Sebaliknya, tidak terjadi protes apa-apa dari Prabowo ketika dia dinyatakan kalah.

Suatu kali, pertengahan Mei 2019, Prabowo menyatakan sikap tegas tentang dugaan kuat kecurangan Pilpres. Beliau bersumpah tidak akan membiarkannya. Akan melawan kecurangan yang tanda-tandanya sangat jelas.
“Tidak Mungkin Saya Meninggalkan Rakyat Indonesia. Saya Siap Timbul dan Akan Tenggelam Bersama Rakyat Sampai Titik Darah yang Terakhir. Selama Rakyat Percaya dengan Saya, Selama Itulah Saya Akan Tetap Bersama Rakyat Melawan Kecurangan,” kata Sang Jenderal.
Begitulah kisah Prabowo Subianto yang dimulai dengan semangat patriotisme, wakaf nyawa, wakaf sisa hidup, dan surat wasiat. Inilah figur gagah berani yang diidolakan Rakyat. Ratusan Juta Rakyat Indonesia,. Tua, Muda, Lelaki dan Perempuan. Emak-Emak dan Nenek-Nenek. Remaja dan Kanak-Kanak. Di mana ada Kampung, di situ ada dominasi Prabowo Subianto..

Tapi, sekarang, semua menjadi gelap. Orang-orang ‘inner circle’ (lingkaran inti) beliau menjadi tak jelas. Mereka semua memakai topeng abu-abu. Siap lompat mengabaikan Sang Jenderal. Untuk menerkam sisa-sisa kueh yang dirampok dari Rakyat. Untuk merebut beberapa kursi jorok yang amis, hancing berbau darah.

Pak Prabowo menjadi galau. Bumi di pijak, tapi langit tak dijunjung. Langit semakin tinggi, bumi terasa sempit. Dada pun sesak.

Semoga saja masih ada peluang untuk “Hidup Mulia, atau Mati Syahid”. Bukan “Hidup Hina, Mati Sakit”. Namun, untuk saat ini, kelihatannya perjuangan Prabowo berakhir dengan mati langkah. Mati kutu. Wallahu a’lam.

By Asyari Usman- Penulis adalah wartawan senior
(02.07.2019)
Editor ;HSZ/FortunaNetworks.Com
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser