Rekonsiliasi Jokowi & Prabowo; "JOKOWI DAPAT SEMUANYA, PRABOWO BERIKAN SELURUHNYA"

Rekonsiliasi Jokowi & Prabowo; "JOKOWI DAPAT SEMUANYA, PRABOWO BERIKAN SELURUHNYA"
Dari Pertemuan Rekonsiliasi Jokowi & Prabowo di Stesyen MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan (13 July 2019), Ada pertanyaan penting: "Jokowi Dapat Apa, dan Prabowo Dapat Apa? Siapa yang Untung, Siapa yang Rugi?

Kalau mahu dijawab singkat, itulah judul tulisan kali ini. Yaitu, "Jokowi dapat semuanya, sedangkan Prabowo memberikan seluruhnya". Jokowi dapat ‘full package’ dan Prabowo menyerahkan segalanya.

Yang diperoleh Jokowi dan yang diberi Prabowo barangkali tidak ternilai secara material. Maksudnya, Saya tidak tahu berapa yang pantas dibayar untuk legitimasi jabatan presiden. Mahu Anda sebut 25 triliun? Atau 50 triliun? Wallahu a’lam.

Tapi jangan salah faham dulu bro. Saya hanya mencoba menggambarkan betapa mahalnya legitimasi jabatan presiden 2019 yang diperlukan oleh Jokowi dari Prabowo. Jangan sampai ditafsirkan ada deal 25 T atau 50 T. Nanti bisa menjadi fitnah. Sekali lagi, Saya hanya mencoba untuk memberikan ‘price tag’ andaikata jabatan presiden itu layak di-wangkan.

Sekarang, legitimasi itu telah dikantongi Jokowi dengan senyuman lepas dan penuh makna. Senyuman yang menujukkan kepuasan yang utuh. Tidak sompel. Ini bisa terjadi kerana Prabowo juga menyerahkan legitimasi itu dengan ‘sepenuh hati’. Betul-betul tulus. Itu terlihat dari suasana gembira-ria. Ada puja-puji yang menyenangkan semua hadirin. Termasuklah para broker yang mencarikan legitimasi itu.

Prabowo tampak ikhlas sekali menyerahkan legitimasi yang diperlukan Jokowi tsb. Begitulah Saya membaca ekspresi wajah Jenderal sendiri. Tulus-ikhlas bagaikan Anda menjual sesuatu dengan harga yang Anda harapkan dari pembeli. Nah, sekali lagi, jangan sampai salah tafsir. Kata ‘harga’ di sini bukan transaksi sifatnya. Ini hanya untuk membantu kita dalam melihat krusialnya legitimasi itu.

Itu isu yang pertama. Isu lainnya adalah pendapat banyak orang bahwa Prabowo pintar memilih tempat (Stesyen MRT). Pendapat itu menyebutkan Prabowo, secara halus, merendahkan Jokowi. Direndahkan kerana bertemu di stesyen MRT. Bukan di tempat yang mulia seperti Istana, Hotel, Rumah Prabowo, dst.

Mohon Maaf, logika ini perlu ditinjau ulang. Mengapa? Kerana nilai legitimasi dari Prabowo itu tidak tergantung pada tempat penyerahannya. Kita ambil satu contoh yang mirip dengan legitimasi jabatan presiden itu. Katakan Anda baru saja lulus Study S3 di Harvard University, Oxford atau Cambridge. Kemudian Rektornya, entah dengan alasan apa, menyerahkan Ijazah S3 Anda di toilet Kampus. Apakah tempat penyerahan itu akan membatalkan gelar Anda? Tentu saja tidak.!

Begitu pula dengan legitimasi dari Prabowo. Tidak berkurang nilainya sedikit pun bagi Jokowi ketika itu diberikan Prabowo di stesyen MRT tersebut. Bahkan sekiranya Prabowo mengajak Jokowi ke toilet untuk menyalami dia dan mengucapkan selamat, juga tidak cacat sedikit pun asalkan disiarkan langsung oleh televisi dan ditonton jutaan orang.

Tidak terhormatkah di toilet? Sangat keliru. Itu tadi, kalau ijazah S3 Anda diserahkan oleh Rektor di toilet, Apakah gelar Anda tak berlaku?

Menurut Saya, Jokowi tidak memerlukan penyerahan legitimasi dari Prabowo di tempat yang terhormat. Yang dia perlukan adalah ucapan selamat yang disaksikan oleh publik, baik itu rekaman video apalagi secara siaran langsung. Singkirkanlah perasaan Anda bahwa pemberian legitimasi di stasiun MRT merupakan penghinaan terhadap Jokowi. It doesn’t work that way, guys.!

    READ MORE

CATATAN POLITIK INDONESIA PASCA KEPUTUSAN MK; "MUHASABAH BANGSA, Pengokohan Kemenangan Untuk Regim Curang"
Mengenang Kembali Wasiat Dan Wakaf Nyawa Prabowo Subianto
#2019PresidentialElectionDisputeIndonesia; "Mahkamah Konstitusi Akan Menghukum Perampok Atau Menjadi Korban Perampokan?"


Persoalan lainnya adalah logika lucu yang perlu diluruskan tentang pertemuan Jokowi-Prabowo. Bahwa kesediaan Prabowo bertemu merupakan strategi mantan Danjen Kopassus itu untuk satu tujuan besar yang tidak bisa dia fahami oleh publik. Banyak yang yakin bahwa Prabowo memenuhi undangan naik MRT plus makan siang di Senayan itu adalah taktik untuk memenangkan sesuatu.

Bapak-Ibuk Sekalian. Tidak ada yang salah untuk tetap menaruh harapan bahwa ‘strategi’ Prabowo itu akan berakhir dengan kemenangan. Inilah harapan yang sangat patut dikagumi. Kerana, harapan itu mencerminkan suasana batin yang cukup kuat. Menunjukkan bahwa para pendukung Prabowo tidak mudah menyerah. Tidak gampang putus asa. Ini hebat luar biasa!

Hanya saja, harapan itu tak punya referensi yang memadai untuk disebut realistik. Harapan itu bergantung sepenuhnya pada ‘devine intervention’ (kehendak Tuhan). Tak salah kalau disebut mukjizat.

Orang yakin akan ada kejutan besar dalam waktu dekat ini. Dasarnya adalah pengajuan gugatan PAP (pelanggaran administrasi pemilu) ke Mahkamah Agung (MA). Sebagian orang percaya Prabowo akan menang dan otomatik menjadi presiden yang sah. Jokowi akan dilucuti. Prabowo-Sandi yang akan dilantik.

Semudah itukah? Rasanya tak mungkin. Memang tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT. Tetapi, sebatas perkiraan realistik manusia, sangat tidak mungkin. Banyak pertanyaan yang harus dijawab. Misalnya, Apakah masuk akal dengan satu ketukan palu MA (Mahkamah Agung) semuanya berbalik untuk Prabowo? Apakah para Hakim MA berani tampil beda dari para Hakim MK (Mahkamah Konstitusi)?

Dengan peta kekuatan institusional yang ada saat ini, Apakah Anda yakin ‘kemenangan’ Jokowi bisa dianulir?
 
Apakah orang-orang kuat Jokowi rela presiden mereka disingkirkan lewat selembar keputusan MA?
Wallahu a’lam. Bagi saya, senario ini jauh panggang dari api!
Terus, strategi apa lagi?

Kawan, semua sudah selesai. Jokowi sudah berhasil mendapatkan semua yang dia perlukan. Dan Prabowo sudah memberikan seluruh yang dia miliki.

Author By Asyari Usman (Penulis adalah wartawan senior)

Editor ; HSZ/FortunaNetworks.Com


    RELATED POST
KEKUATAN KAKI -TANGAN RRCHINA DI INDONESIA
Implikasi Berbahaya Kepada Kedaulatan NKRI,Modus Operandi Penjajahan Asimetris Dengan Dalih Investasi RRChina Di Indonesia
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser