#2019GantiPresiden;MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH

#2019GantiPresiden;MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH
<img src="#2019GantiPresiden.jpg" alt="#2019GantiPresiden;MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH ">

FORTUNA NETWORKS.COM | 🚫MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH

Mereka menerjang dari segala sisi. Segala cara dan upaya dilakukan. Mengelus, mengiming-imingi, merangsek, menukik, menjebak, menyuap, memfitnah, pokoknya apa saja dicoba. Sebenarnya berat menuliskan ini, terutama kerana para pemainnya adalah sesama orang Islam.

Menulis tentang ini jadi bagai membenturkan sesama Islam, seperti mengadu Ulama. Hal yang sangat teramat harus dihindari. Tapi itulah kenyataan yang terjadi. Ulama ada yang hanif, ada yang korosif. Hatinya mudah berkarat, dan memiliki kecenderungan koruptif. Baik koruptif materi, koruptif pada pemikiran, akibat takjub pada gelimang kekuasaan.


Belum lama ini ada yang bertanya kepada saya: "Kenapa sih ustadz ANU tidak bisa menembus Pak Prabowo Subianto(PS)?"
Sayapun jawab langsung di hadapan orang dekatnya Ustadz Anu tsb: "Selama ada Ustadz Sambo yang mendampingi pak Prabowo, tidak akan bisa ANU mendekati PS. Pak Prabowo akan dia lindungi dari Ulama2 oportunis. Ustadz Sambo tahu betul bagaimana ambisi si ANU dan orang2 yang ada di sekelilingnya."

Semua yang ikut berdiskusi di tempat itu serempak tersenyum simpul dan mengiyakan. Mereka yang mengangguk2 dan hadir itu adalah orang2 yang terlibat dan mengamati dari dekat bagaimana kotornya permainan di Pilkada DKI Jakarta lalu. Mereka mendampingi para Ulama sehingga faham bagaimana intrik serta sepak terjang masing-masing mereka di lapangan. Mereka mencatat siapa yang masuk angin, dan siapa yang memakai jubah besi sehingga tidak tembus badai topan sekalipun.

Saya bukan orang dekat PS. Tapi saya membaca situasi cair yang terjadi saat ini saja. Cairan keruh pengaruh itu terus mengalir, merembes kesana kesini, berusaha masuk melalui celah-celah sempit. Cairan hitam sogokan itu simultan mencari ruang-ruang kosong dan menghujaninya dengan tawaran-tawaran menggiurkan. Makin mendekati bulan pendaftaran Capres(Calon Presiden), situasi makin rumit. Panas, pelik, tapi lentur. Apapun bisa terjadi.!
   READ MORE

<img src="#2019GantiPresiden.jpg" alt="#2019GantiPresiden;MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH ">
Nama lengkap: Ansufri Idrus Sambo
Panggilan: Ustadz Sambo.

USTADZ SAMBO adalah salah satu Ustadz yang sikapnya tegak, lurus, apa adanya, sehingga terkesan keras. Dia lempeng dan tidak neko-neko dalam melihat sesuatu. Kesederhanaannya dalam berfikir dan memaknai sesuatu adalah seharafiah yang dilihatnya. Dia tidak rumit memikirkan hal-hal dibalik yg kasat mata. Itu terkadang membuatnya kurang memahami intrik-intrik politik. Kerana yang ada di fikirannya adalah dakwah, dakwah, dakwah, dan bagaimana Islam bisa ditegakkan. Kombinasi itu membuat orang enggan kepadanya.

Wajahnya yang galak, suara yang keras dan dan tatapan matanya yang tajam kepada yang tidak biasa berinteraksi dengannya, membuat orang lain langsung faham bahwa ia tidak mudah goyah pada janji-janji manis.


Ustadz Sambo adalah adik kelas saya, dan saya bahagia melihat ia menjadi salah satu orang yang menjaga PS. Saya tidak heran ketika belum lama ini melihat dia mendampingi Pak PS umrah di Makkah dan bertemu dengan sang Imam Besar Habib Rizieq Syihab. Prabowo dan Sambo memiliki sejarah pertemanan yang panjang. Saya melihat orang-orang yang setipe memang alami dipersatukan.

Kenapa keberadaan Ustadz Sambo menjadi istimewa? Kerana ada ustadz yang bengkok dan masuk angin. Dia bermanuver dan licin. Ia berusaha mendekati PS tapi tak kunjung berhasil. Nama besarnya berhasil menyembunyikan agenda ambisius yang tertulis di dalam catatan rahasianya. Kegagalan mendekati PS itu kini membuatnya bersekutu dengan pihak lain dan berusaha menciptakan poros ketiga. Lewat pengaruh Masjid dan Lembaga Kajian Islam yang dia bentuk, secara sadar dia tidak peduli bahwa gerakannya itu akan memecah suara umat Islam. Umat yang polos dan lugu akan termakan oleh manuver-manuver halusnya.

Saat ini, Umat jangan heran jika ada sekelompok Ulama yang resmi mendeklarasikan Gubernur Anies Baswedan sebagai Calon Presiden. Mereka sampai niat sekali menyewa tempat dan menggelar konperensi pers.
Entah apa maksudnya Ulama itu mengojok-ojoki Anies supaya mengikuti jejak Jokowi.!

<img src="#2019GantiPresiden.jpg" alt="#2019GantiPresiden;MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH ">
Agar sang Goodbener mengkhianati janji sucinya di bawah Kitab Suci Al Qur'an yang mengatakan ia akan setia mengabdi selama 5 tahun kepada rakyat DKI.

Padahal sudah jelas sumpah Anies tak hanya kepada Sang Khalik. Tapi Anies juga berjanji kepada Prabowo. Dalam pertemuan bersejarah mereka yang mengharu-biru di Rumah Kertanegara, Prabowo memaafkan Anies.

Ketika itu Prabowo kukuh mempercayainya dan tidak mahu tunduk kepada tekanan utusan Istana yang meminta Anies tidak dinaikkan sebagai calon Gubernur Jakarta. Kepada Prabowo, Anies pun berjanji akan menuntaskan semua janji kampanyenya. Dan salah satu janji yg sangat besar serta ditekankan oleh Prabowo sejak awal, adalah tentang Stop Reklamasi yg dinilai mengancam kedaulatan negara.

Jadi bagaimana mungkin para ulama yang terlihat shiddiq dan fathonah itu mendesak-desak Anies supaya melepaskan kesetiaan kepada janjinya?

Di belakang kelompok ulama ini, ada sosok ANU yang kini dekat dengan sebuah partai dan ingin memasangkan sang Gubernur dengan calonnya. Anu tidak berhasil mendekati Hambalang kerana ada Sambo disana. Calon pasangan Anies itu sudah digadang-gadang dan telah dipersonal branding dengan lumuran pencitraan sekian lama. Betul-betul terlihat betapa kotornya ambisi itu. Saking kotornya sehingga Si Ambisius itu tak sadar bahwa ia jadi terlihat dungu.

Selain merangsek dengan mempengaruhi ulama, serta mencoba menggadang-gadang nama Anies, kelompok itu juga menerobos lewat pintu lain. Mereka memang memainkan beberapa senario secara serempak. Maklum, bulan Agustus sudah kian mendekat di depan mata.

Lewat tangan-tangan partai yang bermain di semua kaki, mereka berusaha menebar pengaruh ke Partai Islam yang solid. Kelompok itu bersikukuh membentuk poros ketiga dengan terus mendesak Partai Islam itu agar meninggalkan Prabowo. Jika itu disepakati, maka PS tidak akan bisa maju mencalonkan diri karena tidak memiliki cukup kursi.

Bisikan ber-ular dan berbisa itu menjanjikan segepok uang yang sulit ditampik. Mereka juga menjanjikan pembagian kewenangan yang besar sesudah berkuasa nanti. Betul-betul rayuan yang maha dahsyat. Iming-iming yang mampu membuat orang berkhayal bahwa mereka akan hidup di dunia selamanya.
Jika poros ketiga berhasil dibentuk, dan suara umat bisa dipecah, Apa yg akan terjadi?

Bagaimana jika cara-cara busuk mereka itu sukses merebut kawan segajah PS, sehingga kelak hanya ada 2 kandidat capres tanpa keikutsertaan PS?

Bagaimana jika syarat kursi Prabowo tergembosi dan tidak dapat ikut turun berlaga lagi?
Maka kekuasaan akan langgeng di tangan mereka. Suara umat yg terpecah itu akan menjadi penyebab kemenangan petahana.!
<img src="#2019GantiPresiden.jpg" alt="#2019GantiPresiden;MELAWAN SCENARIO YANG PONGAH ">

SCENARIO PERTAMA. Yaitu jika Partai Islam segajah tetap setia kepada PS, tapi kelompok hitam itu berhasil membuat poros ketiga. Maka hal itu akan menyebabkan proses pemilu yang panjang dan melelahkan karena harus berlangsung 2 putaran. Poros ketiga yang pasti kalah di putaran pertama, dan itu semua sudah mereka prediksikan, tetap akan bermain di 2 kaki.

Kekalahan itu akan dibalik menguntungkan. Satu kaki utamanya diam-diam akan didaratkan ke petahana dan membicarakan konsesi. Sambil ia memainkan kakinya yang kedua untuk menawar-nawar pembagian kekuasaan kepada PS, jika PS menginginkan dukungannya.

Sementara itu, durasi pemilu yang panjang akan memperparah pecah belah Umat. Badai duit dan sembako untuk membeli suara kian tak terelakkan. Hati nurani rakyat makin rusak dan limbung. Mereka itu tahu persis bagaimana membuat Logistik Prabowo babak belur jika Pilpres harus berlangsung 2-babak.

•SCENARIO KEDUA. Jika mereka berhasil merayu Partai Islam segajah dan menyingkirkan PS dari gelanggang pertarungan. Maka hanya ada 2- kekuatan yang bertarung, dan Prabowo tidak ada di dalamnya. Inipun sudah pasti petahana yang tetap akan menang, kerana loyalis Prabowo yang secara resmi tercatat berjumlah 62 juta pada 2014 lalu, akan sulit untuk memberikan suaranya kepada penantang petahana. Pendukung yang tahu PS terzalimi, akan membuat Golput merajalela. Jika jumlah golput terlalu besar, maka di sepanjang durasi kekuasannya pemerintah akan mudah digoyahkan.

Sesungguhnya bohir penantang itu adalah mereka-mereka juga. Pemilik-pemilik bisnis yang merajalela. Jadi pilpres di scenario kedua itu hanya jadi basa-basi, bukan sesuatu yang hasilnya harus didoakan dan dinanti-nanti.

•SCENARIO KETIGA. Scenario ketiga adalah Kekuatan Rakyat. Energi kekuatan rakyat yang bersatu itu, janganlah diherankan jika mampu menembus langit. Ia akan menjadikan scenario milik Allah SWT,yang berlaku. Bukan lewat kekerasan, bukan melalui cara licik dan tipuan, tapi akan ada jalan lain yg akan jadi ketetapanNya, Sang Sutradara Kehidupan.

Bisa jadi ketetapan Allah Ta'ala itu berupa mengerasnya hati para politikus partai Islam untuk bersetia sekata kepada Prabowo. Mereka tak tergoyahkan dan tak peduli pada puting beliung tawaran-tawaran menggiurkan yang menghujani telinga mereka.

Atau ketetapan itu berupa Redha Allah SWT, bahwa persatuan rakyat akan sanggup mengongkosi kampanye Prabowo nanti. Jangankan berlaku ramalan bahwa PS akan babak belur jika pemilu berlangsung 2-putaran, malah logistik akan membanjir, massive, dan merajalela di seluruh pelosok negeri. Ongkos bukan lagi dari atas ke bawah sebagaimana harusnya, tapi berupa Keikhlasan dari bawah ke atas.

BERAT. Betul-betul berat yang harus dihadapi Umat Islam Indonesia saat ini. Tapi kita harus percaya, bahwa selalu ada Kekuatan lain diluar nalar manusia. Selalu ada keajaiban yang akan menjungkirbalikkan para manusia hitam yang memuja akal dan kekayaannya.

Mereka yang beriman kepada scenarionya sendiri itu, akan terperangah saat tahu bahwa harta tidak selalu bisa memenangkan pertarungan.

Kita harus percaya bahwa Sang Pemilik Bumi itu Adil dan Ia menempatkan sekumpulan Malaikat-Nya di langit untuk menjaga bumi.

Ketika kekuatan hitam itu sudah sedemikian menganiaya para penghuni bumi, maka percayalah bahwa Sang Pemilik Langit pasti akan mengirimkan para Malaikat-Nya untuk membela rakyat yang teraniaya oleh ketamakan dan kepongahan segelintir manusia lainnya.
BISMILLAH..! JANGAN PERNAH MENYERAH.

#2019GantiPresiden
#2019BulatkanTEKADPrabowoSubiantoPresiden-RI
#2019UmatIslamBersatuHADANG&LAWAN-Poros2AduDombaUmat

_____________________
Penulis;
#Agi Betha ( wartawan wanita senior alumni IPB) 👍🏼
Via, FB Nanik Sudaryati Deyang

Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser