#2019 Prabowo Subianto Presiden NKRI. Memiliki Moral dan Etika Yang Sangat Luhur

#2019 Prabowo Subianto Presiden NKRI. Memiliki Moral dan Etika Yang Sangat Luhur
<img src="#2019 Prabowo Subianto Presiden NKRI.jpg" alt="#2019 Prabowo Subianto Presiden NKRI. Memiliki Moral dan Etika Yang Sangat Luhur ">

FORTUNA NETWORKS.COM | Sekitar tahun 2016, kalau saya tak khilaf, saat sedang panas-panasnya kampanye Pemilihan Ketua Daerah (Pilkada) DKI, Jakarta, Saya secara tak sengaja menemukan tulisan seorang wanita yang tulisannya sungguh berbobot dan factual. Dan saya langsung "jatuh cinta" setiap opini yang dipublishnya di media facebooknya. Dialah Mbak Naniek S. Deyang adalah Wartawati Senior, (Kebetulan pernah dekat dengan Pak Prabowo dan Jokowi)

Dia banyak mengetahui selok belok Politik dan Rahasia-Rahasia Politik.. Dia juga yang menceritakan Jokowi Tidak Pernah Berterimakasih Kepada Pak Prabowo yang jelas-jelas Pak Prabowo-lah yang membantu mati-matian untuk Jokowi agar bisa maju ke Dunia Politik dan Prabowo pulalah yang berjuang agar Jokowi bisa diterima oleh Megawati di PDIP.!!

<img src="#2019 Prabowo Subianto Presiden NKRI.jpg" alt="#2019 Prabowo Subianto Presiden NKRI. Memiliki Moral dan Etika Yang Sangat Luhur ">



Naniek S Deyang, pada tulisan berikut ini membahas tentang betapa pentingnya Moral dan Etika dari Seorang Pemimpin. Berikut adalah tulisannya.

# Moral dan Etika #

Kebetulan Allah SWT selalu menempatkan saya di saat-saat terakhir bagaimana seorang akan dinaikkan derajatnya oleh Allah SWT menjadi pemimpin.

Dua tahun lalu, saya sakit perut kerana hanya kurang dari 2 x24 jam Jokowi belum dapat restu dari Bu Megawati. Bukan hanya Jokowi yang senewen (gila), Prabowo sebagai orang yang ngotot, Jokowi jadi Gubernur DKI juga senewen.

Untuk keempat kalinya Prabowo menghadap Bu Megawati, hingga akhirnya Bu Mega mahu merestui Jokowi sebagai Calon gubernur DKI,Jakarta. Kenapa begitu alot? Karena Bu Mega sudah memberi persetujuan bahawa PDIP mendukung Foke untuk menjadi Calon Gubernur Jakarta.

Saat bertemu terakhir antara Prabowo dan Bu Mega, Prabowo sudah nekat kalau Bu Mega tidak mengizinkan Jokowi, maka Prabowo akan “meminjam” Jokowi saja (tidak mencabut dari PDIP), dan Prabowo akan mengumpulkan partai-partai kecil agar bisa mendaftarkan Jokowi ke KPU-Komisi Pemilihan Umum .

Namun Bu Mega akhirnya trenyuh pada kegigihan Prabowo yang menghendaki Jokowi jadi pemimpin di Jakarta. Namun Bu Mega bilang PDIP tidak memiliki dana untuk membiayai Jokowi, maka Prabowo pun menyatakan sanggup untuk membiayai.

Ketika restu datang, persoalan muncul, yakni siapa wakil Jokowi yang tepat? Maka Prabowo yang sudah mengagumi Ahok, lantas membajak Ahok dari Partai Golkar (kerana Golkar mendukung Foke waktu itu). Prabowo sangat yakin Ahok orang bersih dan mahu bekerja keras.

Saat disodorkan Ahok, Jokowi kurang sreg, merasa kurang sesuai. Bahkan dia lebih memilih Deddy Mizwar. Tengah malam sebelum esok hari mendaftar di KPU, Jokowi menilpun saya soal Ahok ini.

Waktu itu saya bilang;

“Sudah lah terima saja dulu, dari pada milih-milih ini-itu besok malah gak jadi daftar. Lagi pula Ahok ini akan bisa mendulang suara di Jakarta yang selama ini golput ,” pokoknya aku yakinkan Jokowi sampai hampir satu jam, bahwa Ahok pilihan terbaik dari nama lainnya.

   READ MORE


6 Prinsip Asas Masyarakat Minangkabau,Untuk Mendukung Kuat Prabowo-Sandi Pada #Pilpres2019
Kongres Ijtima Ulama II,Jakarta;"Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Setujui 17 Pakta Integritas & Manifesto Politik dengan Para Ulama"
Hari ini saya melihat “manusia-manusia ” baik ini, terbelah menjadi berhadapan atau satu sama lain menjadi lawan. Saat saya melihat Prabowo menonton TV di pendopo rumah SBY, di mana di sebuah stasiun TV tengah di putar ulang liputan Deklarasi Jokowi-Jusuf Kalla.

Entah kenapa air mata saya hampir jatuh. Dari samping, saya lihat Prabowo menatap gambar di TV itu tanpa bicara sepatah kata pun, meski di sampingnya mulai dari Hatta Rajasa, Menteri Jero Wacik, Cicip Syarif Sutardja, Djan Fariz dan lain-lain berkomentar. Prabowo memilih diam dan perlahan dia mundur dari kerumunan itu dan memilih tidak mendongakkan lagi wajahnya untuk melihat TV.

Saya membayangkan betapa campur aduknya rasa di hatinya saat “anak” yang dibantu-naikkan derajatnya itu kini menjadi “lawannya”. Prabowo pernah berkata, kalau toh Jokowi yang “dibesarkannya” akhirnya jadi lawan , ia pernah bilang tidak masalah. Namun yang mengecewakannya adalah sejak dilantik hingga Jokowi nyapres, ternyata Jokowi itu mengucapkan terimakasih saja tidak pernah pada Prabowo.
(saya sebetulnya pernah mengingatkan Jokowi untuk bertemu Prabowo , tapi kayaknya dia cuek, dan malah mengatakan yang membuat dia jadi Gubernur itu orang banyak, bukan Prabowo saja).

Sebagai orang Jawa di mana saya menjujung tinggi "toto kromo mikul duwur mendem jero", saya melihat apa yg saat ini saya saksikan sungguh menyayat batin saya. Bagimana tidak?

Terhadap guru saya yang menjadikan saya dan teman-teman wartawan, yaitu Alm. Om Valens Doi, bukan saja saya dan kawan saya Budi, bertanggung jawab terhadap keluarganya setelah Om Valens wafat, tapi kami tiap tahun juga memperingati wafatnya beliau, sebagai ungkapan rasa terima kasih kami, bahwa kami bisa seperti sekarang kerana jasa Om Valens.

Kami juga selalu mengajarkan pada anak-anak wartawan, di mana ada sebagian sempat mengenal dan sebagain tidak mengenal Om Valens untuk selalu hormat, kerana beliaulah kami semua bisa membangun perusahaan di mana kami bisa mencari makan dan berkarier. Kami pasang foto Om Valens di ruang tamu kantor kami, dan kami selalu membuat kaos bergambar alm. Om, sebagai rasa cinta dan hormat kami.

Hari ini, saya menyaksikan seorang (calon) Pemimpin Negara yang dalam pandangan saya sebagai orang Jawa atau orang Indonesia MINUS MORAL, kerana jangankan dia faham dengan konsep kesantunan mikul duwur mendem jero, mengucapkan terima kasih pun ternyata tidak dilakukan terhadap orang yang sudah menjadikannya dia hebat dan populer.

Ini bisa tidak penting, tapi buat saya pribadi menjadi penting, karena buat saya seorang pemimpin itu harus memiliki keteladanan moral yang baik, dan juga memiliki hati nurani yang baik. Bila tidak? Maka yang akan dilakukan hanya mengumbar nafsu-nafsu yang ada di kepalanya dengan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya.

Jujur salah satu yang membuat keputusan saya mendukung Prabowo, kerana saya melihat Prabowo lebih punya kualitas moral yang baik. Misalnya sebiji jarak saja orang pernah melakukan kebaikan padanya itu akan diingatnya.

Sebagai contoh ada sopir pribadinya yang sudah 13 tahun pensiun, kerana usia, Prabowo masih menggaji sang sopir. Bukan hanya para sopir, para ajudannya mulai dia jadi komandan grup sampai jadi Pangkostrad masih diperhatikan hidupnya. Alasannya, kerana Prabowo sering dibantu oleh sopir dan ajudannya.

Itulah sebabnya, saya tidak pernah habis fikir kalau ada orang yang tidak mengenal Prabowo dengan seenak perutnya menyebut Prabowo sebagai manusia fasis, kejam, maniak, kasar dan lain-lain.

Padahal orang yang dikatakan jahat itu, memiliki hati yg jauh lebih mulia, bahkan jauh sekali mulianya dibandingkan yang secara fisik disebut santun, ramah, dan merakyat itu.
#Saya Menyaksikan Keduanya Bukan Membaca Berita,!!
    Related Post

#Indonesia Election News; MENGAPA JENDERAL PRABOWO 'DITAKUTI' OLEH SEBAGIAN JENDERAL ?
#2019GANTI PRESIDEN;MENGAPA@SANG JENDERAL PRABOWO SUBIANTO KALAU DUDUK TASYAHUD TIDAK SEMPURNA,?
#2019PrabowoSubiantoPresidenRI; Sang Jenderal Idola & Dicintai Rakyat Indonesia
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - http://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser