Loading Adstriton.com

China Mulai Bikin Chaos di Natuna. Kapal Perang TNI-AL Usir Kapal China Coast Guard di Perairan Natuna

China Mulai Bikin Chaos di Natuna. Kapal Perang TNI-AL Usir Kapal China Coast Guard di Perairan Natuna
<img src="FortunaNetworks.Com.jpg" alt="China Mulai Bikin Chaos di Natuna. Kapal Perang TNI-AL Usir Kapal China Coast Guard di Perairan Natuna">

FORTUNA NETWORKS.COM | China Mulai Bikin Chaos di Natuna. Kapal Perang TNI-AL Usir Kapal China Coast Guard di Perairan Natuna 

TNI- Angkatan Laut -  Indonesian Navy Battleships, menyatakan telah mengusir Kapal Penjaga Pantai RRChina Komunis (China Coast Guard) yang dituding tengah mengawal kapal-kapal ikan China di perairan Natuna Utara, Kepulauan Riau.

Aksi tersebut, menurut Ketua Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Letkol Laut (P) Fajar Tri Rohadi, dilakukan kapal perang (KRI) Tjiptadi-381, pada hari Isnin (30/12/2019) lalu.

Menurutnya, insiden berawal ketika KRI Tjiptadi-381 di bawah kendali Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada-I melaksanakan patroli sektor di perbatasan Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Natuna Utara.
Pada posisi 05 06 20 U 109 15 80 T, KRI Tjiptadi-381 mendeteksi sebuah kapal di radar pada posisi 05 14 14 U 109 22 44 T jarak 11.5 NM menuju selatan dengan kecepatan tiga knots.
"Setelah didekati pada jarak satu mil laut kontak tersebut adalah kapal China Coast Guard dengan nombor lambung 4301 (CCG 4301) yang sedang mengawal beberapa kapal ikan China melakukan aktiviti perikanan," kata Fajar kepada kantor berita Antara, Khamis (2/1/2020).
Ditambahkan Fajar, sejumlah prajurit TNI AL kemudian berkomunikasi dan mengusir kapal-kapal ikan asal RRChina Komunis tersebut.

"Ini juga mencegah kapal CCG 4301 untuk tidak mengawal kegiatan pencurian ikan (IUUF) kerana posisinya berada di perairan ZEE Indonesia," ucap Fajar.
 (Via,bbc.com/indonesia/dunia)

   READ MORE
Inilah Ambisi Dan Ancaman Nyata Dari RRChina Terhadap Kedaulatan Indonesia[1]
Menelusuri Dan Memahami Sistem Kapitalisme Timur RRChina Dan Posisi Dunia Islam
Menelusuri Dan Memahami Sistem Kapitalisme Timur RRChina Dan Posisi Dunia Islam[Akhir]


<img src="FortunaNetworks.Com.jpg" alt="China Mulai Bikin Chaos di Natuna. Kapal Perang TNI-AL Usir Kapal China Coast Guard di Perairan Natuna">

RRChina Komunis, Mulai Bikin Chaos di Kepulauan Natuna, Milik Indonesia

Terbukti. Ambisi teritorial RRC komunis terencana dengan rapi. Mereka tak akan berhenti di Kepulauan Spratly yang berposisi lebih dekat ke Filipina. China mulai mengganggu Kepulauan Natuna milik Indonesia. Mulai ajak ribut Indonesia.

Pada tanggal 10 Desember 2019, kapal penjaga pantai (coast guard) RRC muncul di perbatasan laut di perairan bagian utara Natuna. Kapal itu dihadang oleh kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) Indonesia. Kapal China itu dihalau, tak jadi menerobos ke dalam perairan Indonesia.

Pada 23 Desember 2019, dua kapal penjaga pantai RRC masuk lagi. Kali ini, kedua kapal bersenjata itu mengawal sejumlah kapal penangkap ikan China yang sedang melakukan pencurian ikan di perairan Zone Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) di utara Kepulauan Natuna. ZEEI itu diakui oleh PBB.

RRChina Komunis unjuk kekuatan dalam insiden kedua ini. Dua kapal penjaga pantai yang bersenjata itu dibeking oleh satu kapal frigat (kapal perang) dari kejauhan. Ini artinya, Angkatan Laut China siap melakukan tindak kekerasan.

Kapal Bakamla KM Tanjung Datu 301 mencoba mengusir kapal-kapal China itu. Mereka menolak dengan alasan bahwa mereka berada di wilayah laut RRC. Pejabat senior Bakamla, Nursyawal Embun, mengatakan pihak China pasti tahu bahwa mereka berada di ZEEI. Sebab, cukup jauh jaraknya dari wilayah laut yang dikuasai RRC Komunis.

Pada 30 Desember 2019, Kemenlu (Kementrian Luar Indonesia) melancarkan protes ke pemerintah RRChina. Tapi, hari berikutnya, 31 Desember 2019, kapal-kapal China masuk lagi ke perairan utara Kepulauan Natuna. Kemenlu memanggil Dubes China di Jakarta. Protes keras disampaikan.

Sekarang, Anda mendapatkan gambaran tentang RRC yang mulai cari pasal di Kepulauan Natuna. Anda juga mendapatkan gambaran tentang kesiapan mereka untuk melancarkan tindakan militer.

Modus ekspansi laut China sangat jelas. Mereka kirim dulu kapal-kapal nelayan ke perairan Natuna. Kapal perang mereka melakukan pengawalan. Ini membuat Bakamla akan berhati-hati bertindak tegas. Sebab, di belakang kapal-kapal nelayan itu ada kapal perang RRC yang stand-by.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) Indonesia, tentu bisa meminta bantuan ALRI (Angkatan Laut RI). Tapi, kekuatan AL-China pastilah jauh lebih besar dan lebih tangguh. Dan, kalau sampai kapal perang Indonesia terpancing menggunakan kekerasan, itu akan dijadikan alasan oleh RRChina Komunis untuk mengerahkan armada Aangkatan Laut mereka lebih banyak lagi ke perairan ZEEI (Zone Ekonomi Eksklusif Indonesia).

Setelah banyak kapal perang RRC Komunis berada di ZEEI, tentu akan muncul pertikaian verbal. China tak akan menghiraukan argumentasi verbal. Mereka tak akan pergi dari ZEEI. Kekuatan Angkatan Laut-nya malah akan ditambah.

Dalam sejarah pertikaian ZEE di wilayah lain, penyelesaiannya tidak mudah. Setelah persoalan semakin rumit, RRC Komunis memiliki kemampuan diplomasi untuk menghimpun dukungan internasional.
Di lain pihak, mereka juga kuat dalam pengerahan militer. Apalagi belakangan ini persaingan militer di Laut China Selatan boleh dikatakan menjadi dominasi RRC. Amerika Syarikat (AS) tidak lagi diperhitungkan. Perlu diingat bahwa RRC Komunis, adalah kekuatan militer kedua di dunia setelah AS.

China akan siap terlibat pertikaian panjang di perairan utara Natuna. Mereka akan melakukan penguasaan de-facto. Protes verbal tak akan berguna. Mahu protes militer, kita tak sanggup. Pertikaian panjang akan memberikan uluran waktu bagi RRC Komunis untuk membangun pangkalan angkatan laut di wilayah itu.

Setelah itu, level berikutnya adalah pencaplokan pulau-pulau kecil terluar di Kepulauan Natuna. Terutama yang tidak berpenghuni. Bahkan, pulau-pulau yang berpenghuni pun bisa dibuat “tak berpenghuni” oleh China. Harap diingat, letak geografis Natuna
(bagian dari Provinsi Kepulauan Riau) cukup jauh dari bagian Indonesia lainnya. Ini membuat tindakan logistik sivil dan logistik militer menjadi berat.

Dengan kekuatan militer yang dimilikinya, RRC Komunis, sudah sejak lama memancing keributan. Mereka mengklaim kedaulatan atas perairan Kepulauan Spratly beserta pulau-pulaunya. RRChina Komunis bertikai dengan Filipina, Malaysia, Vietnam, Brunei dan Taiwan.

China memang belum mencaplok satu pun pulau di Kepulauan Spratly. Tetapi, sejak 2013 mereka melakukan taktik membuat pulau di dalam perairan kepulauan ini. Dari sini bisa dilihat tujuan jangka panjang China di Spratly. Sebab, kalau pulau-pulau buatan ini menjadi milik China, tentu akan diikuti dengan klaim perairan untuk pulau baru itu. Masyarakat internasional mengecam. Tapi China tutup telinga dan mata. Tidak akan ada satu negara pun, termasuk AS, yang bisa menghancurkan kembali pulau buatan tsb.

Modus membuat pulau di Spratly ini harus diwaspadai. RRChina Komunis, akan menunggu peluang untuk melakukan hal yang sama di perairan Natuna. Kalau mereka sampai bisa membangun pulau di wilayah ZEEI di bagian utara Natuna, persoalan bisa sangat rumit.

Dengan segala kondisi Indonesia yang ada saat ini, boleh jadi pembangunan pulau oleh RRChina Komunis, tidak terdeteksi. Kalau pun terdeteksi, Indonesia tak akan mampu mencegahnya. Paling-paling hanya nota protes. RRC tidak akan ambil pusing.!

Dalam jangka panjang, kekuatan militer RRChina Komunis akan makin dahsyat. Pasti. Indonesia hanya seperti sekeping kerupuk yang tercecer di lintasan tank-tank China. Mungkin, itulah sebabnya RRChina Komunis, merasa sudah saatnya cari pasal di Natuna.[]
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - https://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser