Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [7]

Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [7]
<img src="fortunanetworks.com.jpg" alt="Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [7]">

FORTUNA NETWORKS.COM | Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [7]

CAHAYA SEJATI bagian - 7

Sejak saat itu Kyai Sepuh dibantu para Santri dan orang kampung, mencari dan mendatangkan orang-orang yang dianggap bisa mengobati, dari Doktor, Ajengan, Kyai, Tabib, Abuya, Dukun, Jawara, setiap di mana ada khabar orang yang bisa mengobati, maka diusahakan didatangkan, Tetapi Bagus Cilik tetap dalam keadaan sakit, tubuhnya panas, malah jika dikeluarkan dari air, akan tampak uap asap keluar dari tubuh Bagus Cilik, dan jika dimasukan ke air, maka air akan mendidih.

Tapi anehnya, Bagus Cilik sama sekali tak pernah sekalipun mengeluh, hanya matanya yang sayu, dan tubuhnya kelihatan lemah tiada daya, berbulan-bulan berlalu tubuh Bagus Cilik makin kurus, dan penyakit panasnya tak kunjung sembuh.
Sampai pada suatu hari jauh di Desa Lebak Lepen, di rumah Kyai Sanusi, Abah Sakri sedang bertamu, Abah Sakri adalah seorang dukun yang biasa mengobati penyakit yang disebabkan teluh atau santet/santau, sedang Kyai Sanusi adalah orang yang mengobati dengan ilmu hikmah, keduanya sedang duduk di ruang tamu Kyai Sanusi.

"Kang, sampeyan ikut diundang tidak mengobati anaknya Kyai Sepuh?" tanya Abah Sakri, sambil menyulut rokok menyannya.


"Iya Kang, Aku ikut diundang, tapi menurutku penyakitnya terlalu aneh, telah Aku usahakan berbagai cara yang ku miliki, tapi sama sekali tak ada perubahan, kasihan anak kecil itu." jelas Kyai Sanusi panjang lebar.

"Apa tak mungkin kena guna-guna Kang?"

"Kalau terkena guna-guna atau santet, Aku kan bidangnya toh Kang, tapi nyatanya setelah ku obati juga tak ada perkembangannya sama sekali, malah ku coba dengan media telur, Aku malah jadi hairan."

"Lha, hairan kenapa toh Kang Sakri?"
"Ya hairan, masak telornya jadi malah matang, bisa dimakan, apa ndak aneh itu, seumur-umur Aku baru sekali ini menemui penyakit seperti itu."

"Tapi kan..., apa sampean tak merasakan keanehan yang lain?"

"Maksud Kang Sakri?" tatap Kyai Sanusi hairan.

"Ya keanehan Kang, maksudku, setelah Aku mengobati anaknya Kyai Sepuh, perasaan Aku seperti tak manjur lagi mengobati orang, Yah, maksudku seperti ilmu ku hilang."
"Lhoh, yang benar Kang?" tanya Kyai Sanusi sambil matanya menatap serius kepada Abah Sakri.

"Lha apa sampean ndak percaya?" timpal Abah Sakri merasa tak enak ditatap aneh oleh Kyai Sanusi.

"Bukannya Aku tak percaya kang, tapi kayaknya Aku juga mengalami hal yang sama,"

"Maksudnya sampean juga kang?"

"Ya maksudku Aku juga kayak semua ilmuku semua hilang, tanpa bekas, malah kemaren ku coba memukul batu dengan 'braja musti' dan 'bandung bondowoso', biasanya batu hancur, lha, kok batunya ndak hancur, ee malah tanganku yang luka." kata Kyai Sanusi, sambil menunjukkan tangannya yang lecet, dan mengembung, matang biru,

"Wah, kalau begitu ndak beres ini Kang." sela Abah Sakri.

"Soalnya Aku kemaren ketemu Tabib Kaldun, dari Hadramaut itu katanya ilmunya juga semua hilang, juga Aku bertemu Aki Sompal yang paranormal itu, dia juga mengatakan kalau sekarang ilmunya semua hilang, setelah mengobati anaknya Kyai Sepuh."

"Wah, kalau memang semua ilmu orang kesedot sama anaknya Kyai Sepuh itu, ini bisa berbahaya Kang." kata kyai Sanusi resah.

"Ya kalau semua kesedot, bocah itu tentu jadi sakti mandraguna, " jawab Abah Sakri.

"Maksudku bukan itu Kang, maksudku jika yang ada di tubuh bocah cilik itu jika adalah jin jahat, apa dunia akan hancur?" jelas Kyai Sanusi.

"Wah, iya juga Kang, benar pendapatmu,"

"Lha, baiknya bagaimana Kang?"

"Yah, mungkin kita musyawarahkan dengan semua teman, baiknya bagaimana." jawab Kyai Sanusi, sambil meminum teh pahitnya.

To be continued...

Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - https://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser