Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [18]

Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [18]
<img src="fortunanetworks.com.jpg" alt="Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [18]">

FORTUNA NETWORKS.COM | Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [18]

Sebulan menjadi murid tak resmi. Bagian 18

Hubbaibulloh disertai Irul pun sampai di Masjid yang berjarak 300an meter dari rumahnya, suasana amat ramai kerana anak-anak muda menyalakan mini-compo keras-keras, disertai menenggak minuman keras.


"Hentikan...!, kalian ini Islam bukan? Ini rumah Allah.." teriak Hubbaibulloh mengatasi suara mini-compo, tapi semuanya tak ada yang menggubris, maka dia mematikan suara mini-compo.

Salah seorang bernama Ulin segera memecah botol minuman keras dan menyerang, Hubbaibulloh menarik wajah kebelakang, botol pecah melewati wajahnya dua senti-an, tangan kirinya segera menghantam pergelangan Ulin, dan tapak tangannya menghantam miring ke leher samping Ulin dengan telak, sehingga membuatnya oleng dan jatuh terjerembab.

Bahak sebagai pemimpinnya segera melompat bergaya monyet berayun diranting pohon, mendapat serangan aneh, Hubbaibulloh mengegoskan tubuhnya delapan derajat, sehingga serangan mengenai tempat kosong, tapi Bahak melompat ke tembok pagar Masjid yang setinggi pundak orang dewasa, lalu melenting lagi menyerang lagi dengan gaya monyet mencakar gajah, Hubbaibulloh menjatuhkan tubuhnya, sampai menyentuh ubin, dan meminjam daya pantulan, kakinya dihantamkan ke atas melewati antara kedua tangan Bahak, dan kaki dengan telak menghantan dada, Bahak tubuhnya terlempar melambung, sementara Hubbaibulloh, dengan kaki kirinya melejit, dan kaki kanan memutar menghantam seperti martil/hammer, ke punggung, Bahak mencoba menggeliat di udara menghindar, tak urung punggungnya terhantam telak dan tubuhnya terbanting keras ke ubin sampai beberapa marmar retak, dan janggut Bahak berdarah, juga mulutnya mengeluarkan darah, dia mencoba bangkit, tapi punggung yang terhantam terasa sakit bukan kepalang, mungkin ada engsel yang lepas.

"Ayo sekarang pergi..!" bentak Hubbaibulloh.

Ada delapan orang segera memunguti botol dan mengangkat Bahak, dan Ulin yang terkapar,

"Tunggu...! " kata Hubbaibulloh, lalu mendekati Bahak.

"Ingat, kalau ada yang mabuk-mabukan lagi di Masjid, yang akan ku buru dirimu, jaga kepalamu tetap menempel di tempatnya, ingat-ingat itu..!" ancam Hubbaibulloh.

    READ MORE

Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [17]
Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [16]
Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [15]


Lalu rombongan itu berlalu, padahal selama ini sudah tak ada lagi mabuk-mabukan di Masjid, tapi memang Bahak pulang dari merantau, dia selalu menggerakkan anak-anak muda kampung untuk berbuat yang tak benar, kerana memang merasa punya pegangan.


Pernah beberapa kali membunuh di pasar, tapi entah kenapa kemudian menghilang dan tak dikejar Polisi, kasusnya begitu saja dilupakan, juga pernah membunuh orang dari luar Desa dengan dikeroyok ramai-ramai kasusnya juga tidak ada kelanjutannya, yang susah orang tuanya, dia lari dan orang tuanya ditangkap Polisi, di penjara, mungkin menurut Polisi, nantinya Bahak akan menyerahkan diri, tapi Bahak sama orang tuanya saja sering menghajar kalau meminta sesuatu tapi tidak diberi, orang tuanya ditangkap pun tak akan ada rasa kasihan dan hiba, terang harapan Polisi Bahak menyerahkan diri jadi sia-sia.

"Kang...!, Bagaimana kelanjutannya ini..?" tanya Irul yang sedari tadi memperhatikan.

"Ayo dibersihkan saja Rul, pecahan beling-kacanya." kata Hubbaibulloh sambil mengambil sapu yang ada di pojokan.

"Aku besok mau ke Demak Rul." kata Hubbaibulloh.

"Lhoh, lha urusan di sini bagaimana Kang?"

"Ya mau bagaimana, Aku heran para Kyai tak mau turut campur memperingatkan." desah Hubbaibulloh.

"Ya mereka jelas takut Kang,"

"Ya, itulah perlunya Kyai juga perlu punya kelebihan, agar tak cuma gembar-gembor di Masjid, tapi kalau ada kecoh kayak gini malah ngumpet."

"Ya, mereka mana ada waktu belajar kanuragan Kang?"

To be continued...

Editor ; 
HSZ/FortunaNetworks.Com

Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - https://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser