Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [16]

Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [16]
<img src="fortunanetworks.com.jpg" alt="Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [16]">

FORTUNA NETWORKS.COM | Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [16]

Sebulan menjadi murid tak resmi. Bagian 16

Jadi satu pemandangan yang menggelikan, semua berebut kabur, tapi si gendut bilang,

"Berhenti.. berhenti..! Kita jangan takut sekalipun dia sakti, kalau dikeroyok ramai-ramai pasti kalah."

Dan yang lain mengiyakan, dan mulai beranjak lagi mendekati lapangan.

Nampak pemuda gondrong itu pun berjalan, dia memakai jaket panjang selutut, di punggungnya bergambar tengkorak, dan kitab kuning. Sebenarnya lelaki itu kira-kira baru berumur 20an tahunan, tubuhnya agak kurus, wajahnya lumayan ganteng, malah kalau diperhatikan seperti wajah perempuan, tapi segala gerak geriknya tenang, dan ketenangannya kadang seperti menakutkan.


    READ MORE
Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [15]

Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [13]
Hikayat KYAI CILIK SUKMA JATI PENGUASA GUNUNG PUTERI [12]


"Ayo mari kita selesaikan yang kalian mahu, Aku tak pernah sekalipun mengganggu SH kalian, tapi jika kalian menginginkan pertumpahan darah, jika Aku tak sanggup menancapkan senjata yang kalian bawa ke tubuh kalian, maka Aku berhenti saja menjadi manusia, Ayo, siapa maju duluan, atau mau maju sekalian juga pekerjaan akan cepat selesai, sebab Aku tak hanya mengurusi kalian." kata lelaki itu dan semua diucapkan dengan satu persatu, seperti tanpa nafas kerana tenangnya, jelas itu membuat semua yang mahu menyerang menjadi ragu, jika bukan seorang yang punya simpanan yang diandalkan, maka manusia itu tak akan setenang itu menghadapi pengeroyokan banyak orang yang semua memegang senjata.


Semua tak ada yang beranjak, jelas semua gentar, dan memikirkan bukti kata-kata yang diucapkan oleh pemuda itu.

"Aku tak akan mendahului menyerang kalian, kerana Aku merasa tak punya masalah dengan kalian, tapi jika kalian menyerangku, ya apa boleh buat, tidak salah kan jika Aku membela diri kemudian menyebabkan kalian terluka? Nah silahkan dicoba, apa kata-kataku ini benar tidaknya silahkan dibuktikan." kata pemuda gondrong itu dengan tenang.



Tak tahu entah pancaran ketenangan atau kewibawaan pemuda itu, sehingga semua tak ada yang beranjak, malah ada yang mulai memasukan pedangnya ke sarungnya.

Semua terdiam dalam ketegangan, mungkin juga di benak mereka menghitung untung rugi. Tiba-tiba pemuda gondrong itu maju... dan serentak semua pemuda yang akan mengeroyoknya itu mundur.

Tiba-tiba di jalan ada yang datang... "Hheey apa-apaan ini? Sedang apa kalian di sini?" kata yang datang itu bernama Sulaiman, Sulaiman adalah Ketua Karang Taruna di Desa.

"Kalian ini sedang mahu berkelahi? Hai bay.. ada apa? Apa kamu mahu dikeroyok?"

"Ahh, tidak kang, kami cuma main." jawab pemuda gondrong.

"Hey siapa yang mahu bermusuhan dengan Hubbaibulloh, maka dia musuhku, musuh Desaku, musuh Karang Taruna, Ayo siapa yang mahu bermusuhan?" kata Sulaiman.

To be continued...
Editor ; HSZ/FortunaNetworks.Com
Kredit Ilustrasi Image by Doc; FortunaNetworks.Com

Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - https://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser