Mengenali Tokoh Ulama Minangkabau[3] 'Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh'

Mengenali Tokoh Ulama Minangkabau[3] 'Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh'
<img src="FORTUNA NETWORKS.COM.jpg" alt="Mengenali Tokoh Ulama Minangkabau[3] 'Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh'">

FORTUNA NETWORKS.COM | Mengenali Tokoh Ulama Minangkabau[3] 'Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh'

Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh: Sejak Arabiyah School Hingga Landraad Bukittinggi

Syekh Abbas Qadhi – Abbas bin Wahab lahir di Negeri Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Indonesia, pada pertengahan abad ke-19. Dalam perjalanannya, ia kemudian dikenal sebagai Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh, salah satu Tokoh Ulama tradisional Minangkabau yang berpengaruh memperbarui sistem pendidikan Islam.

Tahun kelahirannya tak diketahui pasti. Nur’aini Ahmad yang menulis profil Syekh Abbas di Buku “Riwayat Hidup dan Perjuangan 20 Ulama Besar Sumatera Barat” (1981) memperkirakan sekitar tahun 1285 Hijriah atau 1860-an Masehi.

Syekh Abbas terlahir dari keluarga terkemuka. Ia adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Saudara se-Ibu se-Bapaknya Haji Muhammad Datuk Bagindo. Sedangkan saudara se-Ibu lain Ayah, adalah Syekh Abdul Hamid (Tokoh Thareqat Syattariah di Negeri Ladang Laweh).

Masoed Abidin Cs, dalam “Ensiklopedi Minangkabau” (2010) menulis, di masa kecil, Syekh Abbas belajar mengaji dan agama pada Syekh Angku Mudo di Negeri Ladang Laweh. Kemudian melanjutkan ke salah satu guru di Negeri Biaro, dan selanjutnya ke Makkah.

Syekh Abbas kemudian mengajar mengaji di Negeri Ladang Laweh. Anak didik beliau datang dari berbagai kampung sekitar. Beberapa murid yang sempat belajar padanya kemudian juga menjadi Ulama terkenal, yakni Syekh Ibrahim Musa Parabek, Syekh Akhmad Khatib (menjadi Mufti di Thailand), Syekh Abdul Malik, Haji Sulta’in Maninjau, Haji Mustafa Salim dan juga anak-anaknya sendiri. Salah satu anak  Syekh Abbas yang kemudian jadi Ulama terkenal, adalah KH Sirajuddin Abbas.

Pada 1912, Syekh Abbas menjadi Ketua Syarikat Islam di Kabupaten Agam. Khawatir akan memunculkan perlawanan, pemerintah penjajah Hindia Belanda melarang aktiviti tersebut. Syekh Abbas dilarang berhubungan dengan para aktivis SI (Syarikat Islam) di Pulau Jawa.

Syekh Abbas kemudian lebih berkonsentrasi pada dunia pendidikan. Pada 1916, ia mendirikan Madrasah di Ladang Laweh. Dua tahun berikutnya, pada 1918, Sekolah Agama Arabiyah School di Gobah, Derah Banuhampu, BukitTinggi.

   READ MORE

Mengenali Ulama -Ulama Berasal Dari Daerah Minangkabau [1]
Mengenali Tokoh Pahlawan & Ulama-Ulama Berasal Dari Daerah Minangkabau[2]


Menurut penulis Djohan Effendi dalam “Pembaruan Tanpa Membongkar Tradisi” (2010), Syekh Abbas Qadhi memainkan peranan dalam mengadakan reformasi sistem pendidikan. “Tidak seperti Ulama tradisionalis lain yang mendidikan Surau, beliau adalah Ulama tradisionalis pertama yang mendirikan lembaga pendidikan dengan sistem sekolah,” tulisnya.

Ia menulis, Syekh Abbas memainkan peranan yang berbeda dengan rakannya Syekh Khatib Muhammad Ali di Padang. Syekh Khatib, menurutnya, memainkan peranan sehingga Ulama-Ulama tradisional bisa terlibat dalam gerakan politik.
“Tantangan muncul, ketika sejumlah murid (Syekh Abbas) menyelesaikan pendidikan di Arabiyah School dan bermaksud melanjutkan pendidikan mereka ke Madrasah yang lebih tinggi,” tulis Djohan.

Oleh kerana itu, kemudian Syekh Abbas meminta Syekh Sulaiman Ar-Rasuli mendirikan Madrasah yang lebih tinggi. Syekh Sulaiman yang akrab dengan sapaan Inyiak Canduang itu kemudian pada 1926 mendirikan Madrasah Tarbiyah.

Syekh Abbas sendiri pada 1922, sempat menggagas berdirinya Persatuan Ulama Sumatera dan sekaligus diangkat menjadi ketua perkumpulan ini. Namun, organisasi ini hanya bertahan hingga 1928.
Berbagai aktiviti Syekh Abbas dinilai Pemerintah Hindia Belanda cukup mengkhawatirkan. Beliau kemudian didekati dan diangkat jadi Qadhi di Landraad (Land Council) Bukittinggi. Dengan tugas ini, ia memiliki wewenang mengurus dan menyelesaikan masalah-masalah masyarakat yang berhubungan dengan pengadilan Belanda.

Buku “Ensiklopedi Minangkabau” menulis, kesediaannya diangkat menjadi Qadhi Landraad kerana ingin mewarnai pengadilan/mahkamah Hindia Belanda dengan ajaran Islam. Selain itu, juga untuk membela kepentingan masyarakat. Meski demikian, jabatannya tersebut dikritik sejumlah Tokoh dan Ulama. Ada pula yang mendukung, salah satunya adalah Syekh Sulaiman Ar-Rasuli.

Kesibukannya sebagai Qadhi, kemudian membuat Syekh Abbas tak punya banyak waktu untuk mengajar di Madrasah Ladang Laweh. Pada 1924, beliau kemudian mendirikan Islamic School di Aua Tajungkang, Bukittinggi.

Pada 1928, Syekh Abbas bersama Syekh Sulaiman Ar-Rasuli, Syekh Muhammad Djamil Djaho Padang Panjang, Abdul Hamid Tabek Gadang Suliki dan Mohammad Arifin Batur menggagas berdirinya organisasi Madrasah Tarbiyah Islamiyah (persatuan madrasah-madrasah agama).

Di Madrasah ini, meski tidak menggunakan sistem halaqah, murid-murid tetap diajarkan pada kitab-kitab lama dan konsisten mempertahankan I’tiqad AhlusSunnah Wal Jama’ah dan Mazhab Syafi’iyah.

Syekh Abbas Qadhi Ladang Laweh wafat pada 21 Sya’ban 1370 Masehi atau bertepatan dengan 27 May 1951, dalam usia 85 tahun (hitungan tahun hijriah).[hsz]

- Syekh Abbas Qadhi (Sumber foto: Repro Buku "Riwayat Hidup dan Perjuangan 20 Ulama Besar Sumatera Barat" (1981) Terbitan Islamic Centre Sumatra Barat, Indonesia)
Editor, HSZ/FortunaNetworks.com
Admin
Founder https://FortunaNetworks.Com. An Active Blogger Writing Issues Indonesia, Malaysia and The World in General, Journalism, Traveler Author, Blogging Tutorials and Motivational Articles. Can be Addressed on Twitter @helmysyamza

Sign out
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
How to style text in Disqus comments Top Disqus Commentators
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parse Tool Hide Parse Tool

How to get ID DISQUS - https://disq.us/p/[ID DISQUS]

strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Advertiser